“Saya melihat bagaimana petugas PLN berjuang membawa material menembus lumpur untuk sampai ke Desa Uring Kecamatan Pining. Ini luar biasa. Atas nama pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi kegigihan teman-teman PLN yang tidak menyerah dengan keadaan demi melistriki kembali desa-desa kami yang terisolir,” ungkap Suhaidi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh untuk menuntaskan pemulihan kelistrikan hingga seluruh masyarakat Aceh kembali menikmati pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Sinergi Pemerintah dan BUMN, PLN Siapkan Listrik Andalan untuk Huntara Aceh Tamiang
Akses jalan berlumpur pascabanjir menjadi tantangan PLN dalam membangun kembali jaringan distribusi listrik yang terdampak di Desa Gegarang, Kabupaten Aceh Tengah.
“Kami memahami kondisi di lapangan sangat menantang, namun komitmen kami tetap sama. Tidak ada warga yang tertinggal dalam gelap gulita. Petugas PLN siap menerjang akses sekecil apapun untuk melakukan percepatan perbaikan agar listrik kembali menyala dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, upaya pemulihan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat.
Baca Juga:
Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, PLN Dukung Upaya Pemerintah Jaga Daya Beli
Sinergi tersebut bertujuan untuk memastikan akses menuju lokasi terdampak dapat segera dibuka serta proses distribusi material berjalan lebih efektif.
“PLN berkomitmen menjalankan arahan pemerintah untuk memastikan pemulihan kelistrikan di Aceh berjalan optimal. Seluruh tim kami bergerak dengan semangat kebersamaan, berkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat agar setiap tahapan pemulihan dapat dilakukan dengan aman dan tepat sasaran,” tutur Darmawan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra, menjelaskan bahwa PLN telah melakukan pemetaan wilayah prioritas untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik di daerah terdampak.