WahanaNews.co | Saat ini tanaman microgreen sedang populer. Bentuknya yang mini, budidaya yang mudah, dan manfaat yang besar membuat microgreen makin banyak peminatnya.
Untuk jenisnya, sebut saja alfaalfa, buckwheat, clover, collard, kale, kolhrabi, pea, radish, swiss chard. Berikut sejumlah informasi terkait dengan microgreen.
Baca Juga:
KPK Lempar Wacana Koruptor Tak Usah Dikasih Makan
Microgreen merupakan sayuran hijau mini yang memiliki ukuran yang sangat kecil dibandingkan dengan sayuran pada umumnya. Rata-rata microgreen memiliki tinggi sekitar 2-7,5 cm saja.
Meski ukurannya kecil, microgreen berbeda dibandingkan kecambah. Microgreen memiliki daun, berbeda dengan kecambah yang tanpa daun.
Batang dan daun microgreen dapat dipotong untuk dimakan. Sisa batang, akan tumbuh kembali. Tanaman ini bisa panen sekitar 14 hari.
Baca Juga:
APUK Dairi Gelar Talkshow Peran Perempuan dalam Keberlanjutan SDA dan Pameran Produk Lokal
Microgreen dapat ditanam dan tumbuh di berbagai lokasi seperti di luar ruangan, di rumah kaca, dan di dekat jendela. Microgreen umumnya tumbuh di media tanam seperti gambut, perlit, dan vermikulit. Menanam dan merawat microgreen lebih mudah dibandingkan sayuran lain yang membutuhkan lahan yang besar.
Microgreen umumnya memiliki rasa dan aroma yang kuat serta kandungan nutrisi yang tinggi. Terdapat sejumlah sayuran dengan berbagai warna dan tekstur yang dikembangkan menjadi microgreen.
Berikut beberapa varietas microgreen yang populer ditanam, dikutip dari Health Line.