Wilayah Sumatera menyusul setelah Jawa sebagai salah satu daerah dengan jumlah laporan penipuan digital yang juga cukup besar.
Modus yang digunakan para pelaku semakin beragam dan menyasar banyak celah aktivitas masyarakat di ruang digital.
Baca Juga:
Istilah BI Checking Sudah Ganti, Cara Mudah Cek Utang Sendiri Secara Online
Penipuan transaksi belanja online menjadi modus paling dominan dengan total sekitar 73.000 laporan.
Selain belanja online, pelaku juga menggunakan modus panggilan palsu atau phone scam, investasi bodong, lowongan kerja palsu, hingga iming-iming hadiah gratis.
OJK menilai pemberantasan penipuan digital menghadapi tantangan berat karena volume laporan masyarakat meningkat sangat tajam.
Baca Juga:
Bupati Nias Barat Gandeng OJK dan Bank Sumut Dorong ASN-Pelajar Melek Literasi Keuangan
Rata-rata laporan yang masuk ke sistem mencapai sekitar 1.000 pengaduan per hari.
Jumlah tersebut disebut jauh lebih tinggi dibandingkan laporan serupa di sejumlah negara lain yang berada di kisaran 150 hingga 400 laporan per hari.
"Yang kita juga melakukan koordinasi dan kerjasama dengan negara-negara lain itu jumlahnya tidak sebanyak yang ada di Indonesia," beber Kiki.