Selain pembangunan terowongan utama pada underpass, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten juga melakukan pelebaran jalan di sejumlah titik guna meningkatkan kapasitas lalu lintas dan mengurangi bottleneck kendaraan.
Pada Segmen 1 setelah underpass menuju entry ramp Tol Bitung sepanjang 150 meter, dilakukan pelebaran dari dua lajur menjadi tiga lajur untuk arah Serang menuju Tangerang. Selanjutnya pada Segmen 2 di bawah kolong Tol Tangerang–Merak sepanjang 125 meter dilakukan pelebaran dari satu lajur menjadi dua lajur. Sementara, pada Segmen 3 setelah kolong tol hingga taper exit ramp Tol Bitung sepanjang 200 meter dilakukan pelebaran dari dua lajur menjadi tiga lajur termasuk taper kendaraan.
Baca Juga:
Kementerian PU Rampungkan Jembatan Bailey Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Brebes
Penataan traffic flow tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas jalan dan memperlancar pergerakan kendaraan pada kawasan yang selama ini menjadi titik perlambatan lalu lintas.
Hingga saat ini, progres konstruksi Underpass Bitung telah mencapai 27,32% dan ditargetkan selesai pada 2027. Pembangunan Underpass Bitung telah didukung berbagai dokumen teknis dan perencanaan, antara lain feasibility study sejak tahun 2018 yang telah direviu pada 2024, dokumen lingkungan, Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) hingga review Detail Engineering Design (DED).
Pembangunan Underpass Bitung membutuhkan lahan seluas 11.257 m² dengan progres pembebasan lahan mencapai 9.094 m². Sementara itu, sisa lahan milik PT Pertamina Gas seluas 2.163 m² yang berada di sekitar lokasi underpass telah memperoleh izin prinsip.
Baca Juga:
Kementerian PU Bangun Akses Tol Pattimura untuk Tingkatkan Konektivitas Kota Salatiga
Selama proses konstruksi, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan dan tetap mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Demikian dilansir dari laman pugoid, Sabtu (16/5/2026).
[Redaktur: JP Sianturi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.