Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan program tersebut dapat menjangkau 225.000 rumah tangga di seluruh Indonesia.
Baca Juga:
Keandalan Listrik Jawa Meningkat, PLN Pastikan Pasokan Energi Primer Tetap Aman
Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.000 rumah tangga berada di Provinsi Jawa Tengah.
Sementara itu, realisasi Program BPBL sepanjang tahun 2025 telah mencapai 220.845 rumah tangga di seluruh Indonesia.
Sebanyak 19.161 rumah tangga di antaranya merupakan warga Jawa Tengah yang telah menerima manfaat program tersebut.
Baca Juga:
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit dan Perkuat Pasokan Batu Bara Demi Jaga Keandalan Listrik Jawa
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga meninjau pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) Tahun 2025.
Ia menegaskan bahwa percepatan pemerataan akses listrik merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat Indonesia, termasuk yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), dapat menikmati hasil pembangunan secara merata.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia (kiri) saat berbincang dengan penerima manfaat Program Listrik Desa (Lisdes) 2025 dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 2026 di Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.