Senada dengan hal tersebut, Manager PLN ULP Baleendah, Wildan Arya Putra, menilai pendekatan langsung ke masyarakat desa merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem K3 yang berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar serta memanfaatkan PLN Mobile sebagai kanal layanan resmi yang aman, cepat, dan transparan,” kata Wildan.
Baca Juga:
Bersama Ratusan Riders Patriot EV, PLN Dorong Electrifying Lifestyle dan Mobilitas Ramah Lingkungan
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kegiatan edukasi keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan sekaligus melindungi masyarakat.
“Keselamatan ketenagalistrikan adalah prioritas utama PLN. Melalui Bulan K3 Nasional, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menikmati manfaat listrik, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara aman. Edukasi langsung seperti ini menjadi kunci untuk membangun budaya keselamatan yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Sugeng Widodo.
Sugeng juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital PLN Mobile sebagai bagian dari transformasi pelayanan PLN yang lebih modern dan transparan.
Baca Juga:
Bayar Listrik di Awal Bulan, Ibadah Ramadan Lebih Tenang dengan PLN Mobile
“PLN Mobile kami hadirkan untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan kelistrikan secara resmi. Dengan pemanfaatan aplikasi ini, pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan akuntabel,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan layanan digital. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pelayanan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan di wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung.
[ANGELITA LUMBAN GAOL]