Dengan beroperasinya kembali seluruh GI, pasokan dari sisi sistem utama berada dalam kondisi siap untuk mendukung penyaluran listrik ke jaringan distribusi hingga ke pelanggan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Daniel Tampubolon (ketiga dari kiri) pada Minggu, (16/8/2026) meninjau langsung GI Rangko pascagempa yang melanda Flores, NTT.
Baca Juga:
Dari Budidaya Kepiting hingga Pelatihan Kerja, Ini Dampak Program TJSL PLN bagi Masyarakat
“Alhamdulillah, dari sisi pembangkitan Daya Mampu Pasok sudah mencapai 111 MW. Ini lebih dari cukup untuk melayani beban saat ini sekitar 95 MW maupun kondisi normal sekitar 105 MW. Seluruh 11 Gardu Induk juga sudah pulih 100 persen. Artinya, dari sisi pasokan utama kita sudah sangat siap,” ujar Darmawan.
Darmawan juga menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang turut membantu PLN dalam menghadapi kondisi pascagempa.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan gangguan kelistrikan di daerah terdampak bencana.
Baca Juga:
Kejar Transisi Energi, PLN Percepat Pengembangan 9,2 GW PLTA dan PLTM
“Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, dan Polri yang bersama-sama mendukung upaya pemulihan PLN di lapangan. Sinergi ini sangat membantu kami menghadapi berbagai tantangan dan mempercepat proses pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak,” tambah Darmawan.
Setelah sistem pasokan utama kembali berada dalam kondisi normal, PLN kini memusatkan perhatian pada pemulihan jaringan distribusi.
Saat ini masih terdapat satu penyulang, yakni jaringan yang berfungsi menyalurkan listrik dari Gardu Induk menuju pelanggan, yang mengalami gangguan akibat kerusakan yang ditimbulkan gempa dan longsor.