Ia juga berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk mempercepat elektrifikasi di berbagai daerah terpencil lainnya.
Petugas PLN ketika memasang konduktor pada Jaringan Tegangan Menengah di Distrik Hingk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.
Baca Juga:
Rokhmat Ardiyan Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Motor Pengembangan Energi Terbarukan di Desa
"Saya mewakili seluruh masyarakat dari Distrik Hingk, Distrik Taige, Distrik Minyambouw, dan juga Distrik Anggi Gida mengucapkan terima kasih banyak karena listrik sudah menyala 24 jam. Kami juga mengapresiasi program BPBL yang benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap semoga kolaborasi yang baik ini bisa terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat di daerah terpencil dapat menikmati akses listrik yang andal dan berkelanjutan," lanjut Cheroline.
Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa penyediaan listrik hingga ke pelosok negeri merupakan bagian dari misi PLN untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses energi yang setara dan berkualitas.
"PLN percaya listrik adalah fondasi kemajuan. Karena itu, kami terus menghadirkan akses listrik yang andal hingga ke wilayah-wilayah dengan tantangan geografis paling berat sekalipun. Kehadiran listrik 24 jam di Pegunungan Arfak bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat," ujar Darmawan.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di Noemuke, 149 KK Kini Nikmati Terang dan Peluang Baru
Dalam pelaksanaannya, PLN menghadapi berbagai tantangan medan yang cukup berat. Kondisi geografis Pegunungan Arfak yang berbukit, curam, serta sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan.
Namun berkat dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, proyek tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan bahwa peningkatan layanan listrik ini dapat terwujud setelah PLN menyelesaikan pembangunan jaringan distribusi yang menghubungkan wilayah tersebut dengan sistem kelistrikan Anggi.