“Pertumbuhan industri data center mencerminkan semakin pesatnya perkembangan ekosistem digital di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan sektor strategis ini, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,” ujar Darmawan.
Menurutnya, ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu faktor utama dalam menarik investasi digital berskala global ke Indonesia.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Promo JUNIVAGANZA, Beli Token Listrik di PLN Mobile Dapat Voucher Rp10.000
Oleh sebab itu, PLN terus memperkuat sistem kelistrikan nasional agar mampu memenuhi kebutuhan industri masa depan yang semakin bergantung pada teknologi dan pengolahan data.
Dalam kesempatan yang sama, Komisaris PLN Jisman Hutajulu menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan fondasi utama dalam pembangunan ekonomi digital nasional.
Ia menilai kebutuhan energi dari sektor pusat data akan terus meningkat seiring berkembangnya penggunaan AI, layanan cloud, serta digitalisasi berbagai sektor industri.
Baca Juga:
PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak, Warga Kini Nikmati Energi Sepanjang Hari
Komisaris PLN Jisman Hutajulu menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional. Kebutuhan listrik sektor digital akan terus meningkat seiring berkembangnya pusat data dan teknologi berbasis AI di Indonesia.
“Jadi data center ini demand-nya banyak sekali. Listrik yang andal untuk data center ini sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, kami menjaga mutu pasokan listrik khusus data center ini yang sudah dilengkapi double feeder,” ujar Jisman saat sambutan di acara topping off fasilitas data center CGK1 Digital Edge Indonesia, Jumat (22/5).
Untuk memastikan keandalan pasokan, PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan yang didukung sistem double feeder sehingga suplai listrik tetap terjaga dan risiko gangguan dapat diminimalkan.