Selain menghadirkan berbagai program menarik bagi pelanggan, PLN juga terus memperluas infrastruktur pengisian daya, memperkuat layanan digital, serta menjalin kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku industri guna mempercepat transisi energi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa tren kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif.
Baca Juga:
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Proyek Waste to Energy Berkapasitas 40,79 MW Mulai Dibangun
Sepanjang Semester I 2026, penjualan kendaraan listrik telah mencapai 117 ribu unit atau meningkat sebesar 69,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa penjualan kendaraan listrik pada Semester I 2026 tumbuh 69,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
“Satu dari setiap empat mobil penumpang yang dibeli oleh masyarakat Indonesia sudah terelektrifikasi. Padahal, lima tahun yang lalu angka itu belum terbaca sama sekali,” ujar Agus.
Baca Juga:
Antusiasme Tinggi, Kuota Special Ticket PLN Electric Run 2026 Habis dalam Waktu Singkat
Menurut Agus, perkembangan industri kendaraan listrik juga diikuti dengan semakin kuatnya rantai pasok dalam negeri.
Saat ini terdapat 16 perusahaan perakitan kendaraan listrik yang didukung oleh 332 pemasok komponen lokal, yang mayoritas berasal dari industri kecil dan menengah.
Jumlah tersebut meningkat hingga 127 persen sejak program kendaraan bermotor rendah emisi mulai dijalankan dan telah menyerap sekitar 195 ribu tenaga kerja secara langsung.