“Adapun level atau TKDN, kendaraan elektrik dalam catatan kami sekarang rata-rata berada pada kisaran 40–46 persen. Bahkan ada merek yang sudah bersertifikasi TKDN sampai 80 persen,” jelasnya.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa meningkatnya penggunaan kendaraan listrik harus dibarengi dengan kesiapan ekosistem pendukung yang memadai agar masyarakat semakin mudah beralih ke moda transportasi rendah emisi.
Baca Juga:
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Proyek Waste to Energy Berkapasitas 40,79 MW Mulai Dibangun
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) saat berada di booth PLN di GIIAS 2026. Darmawan mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik perlu diiringi dengan pengembangan ekosistem yang semakin andal agar masyarakat semakin mudah beralih ke mobilitas rendah emisi.
“PLN terus mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya dan berbagai kemudahan layanan bagi pelanggan. Melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah, industri, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis adopsi kendaraan listrik akan terus meningkat sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mempercepat transisi energi,” ujar Darmawan.
Selain menghadirkan promo tambah daya listrik, PLN juga terus memperluas layanan Home Charging Services (HCS) yang memungkinkan pelanggan memasang perangkat pengisian daya kendaraan listrik di rumah dengan proses yang mudah, praktis, aman, dan nyaman.
Baca Juga:
Antusiasme Tinggi, Kuota Special Ticket PLN Electric Run 2026 Habis dalam Waktu Singkat
Layanan ini menjadi salah satu solusi bagi pemilik kendaraan listrik agar dapat melakukan pengisian daya kapan saja tanpa harus bergantung pada fasilitas pengisian umum.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan bahwa hingga Semester I 2026 jumlah layanan Home Charging Services yang telah terpasang mencapai 92.112 unit.
Angka tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan kendaraan listrik sekaligus meningkatnya kepercayaan terhadap layanan pengisian daya yang disediakan PLN.