Petugas PLN tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan di salah satu lokasi terdampak bencana gempa bumi Flores, Nusa Tenggara Timur.
“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan. Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.
Baca Juga:
Dari Budidaya Kepiting hingga Pelatihan Kerja, Ini Dampak Program TJSL PLN bagi Masyarakat
Dalam penanganan pascagempa tersebut, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta sejumlah unsur terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan proses pemulihan dapat berjalan efektif, terutama di wilayah yang masih mengalami kendala akses akibat dampak gempa.
PLN juga menempatkan keselamatan petugas dan masyarakat sebagai prioritas selama proses pemulihan.
Baca Juga:
Kejar Transisi Energi, PLN Percepat Pengembangan 9,2 GW PLTA dan PLTM
Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi infrastruktur serta tingkat keamanan di masing-masing lokasi terdampak.
Darmawan menegaskan bahwa momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu bangsa melalui pelayanan kepada masyarakat.
“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami. PLN hari ini all out, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,” pungkas Darmawan (Seremoadver).