Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik, terutama saat terjadi lonjakan kebutuhan listrik selama libur panjang dan perayaan Idulfitri.
Darmawan juga menekankan bahwa masa siaga kelistrikan berlangsung sejak 12 hingga 31 Maret 2026.
Baca Juga:
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Proyek Waste to Energy Berkapasitas 40,79 MW Mulai Dibangun
Dalam periode tersebut, seluruh personel PLN menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional.
Mereka tersebar di 4.137 posko yang berada di berbagai wilayah strategis dan akan bersiaga selama 24 jam tanpa henti.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (dua dari kiri) yang didampingi Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra (kiri), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo (dua dari kanan) dan Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar (kanan) ketika memimpin Apel Siaga Kelistrikan Nasional di Kantor PLN UIP2B, Depok, Jawa Barat pada Jumat (20/03/2026).
Baca Juga:
Antusiasme Tinggi, Kuota Special Ticket PLN Electric Run 2026 Habis dalam Waktu Singkat
“Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Di tengah periode libur panjang, kami tetap bertugas di lapangan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Kami juga memastikan objek vital serta kegiatan ibadah pada Idulfitri dapat berlangsung lancar,” terangnya.
Untuk mendukung operasional di lapangan, PLN juga menyiapkan ribuan armada dan peralatan penunjang.
Tercatat sebanyak 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit sepeda motor disiagakan.