Dengan listrik yang kembali menyala, pemerintah daerah dapat mengaktifkan kembali sistem PDAM serta menjalankan berbagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Meski demikian, Bima mengakui bahwa persoalan air bersih masih menjadi tantangan di beberapa lokasi bencana.
Baca Juga:
Penguatan Statistik Kelistrikan Nasional Digenjot, ALPERKLINAS: Ini Momentum Reformasi Berbasis Data
Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini terus mengupayakan pemulihan jaringan PDAM serta penyediaan sumber air alternatif.
“Air masih menjadi persoalan di beberapa daerah, tapi PDAM ini mulai pulih. Beberapa daerah melakukan upaya untuk menggali sumur. Jadi sumur bor digali untuk menambah ketersediaan air,” katanya.
Selain pemulihan infrastruktur vital, pemerintah juga mendorong percepatan relokasi penyintas bencana.
Baca Juga:
PLN Tegaskan Tak Ada Krisis Batu Bara, 8 Pemasok Siapkan 87 Juta Ton
Warga yang masih berada di tenda pengungsian secara bertahap dipindahkan ke Hunian Sementara (Huntara) sebagai bagian dari masa transisi menuju Hunian Tetap (Huntap).
Dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang telah hampir sepenuhnya pulih berkat peran PLN, pemerintah optimistis proses pembangunan Huntap dapat dipercepat.
Targetnya, masyarakat dapat segera kembali menjalani kehidupan yang lebih normal dengan fasilitas yang layak dan permanen.