"Kami juga dapat memperluas jejaring dengan distributor serta memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri fesyen Korea Selatan melalui kunjungan ke Samsung C&T Fashion Group," ujarnya.
Di sisi lain, Marketing Manager Musinsa, Nara Kim, menilai produk fesyen Indonesia memiliki karakter yang kuat karena mengangkat unsur kriya dan budaya lokal. Menurutnya, nilai tambah tersebut semakin diperkuat dengan konsep handmade, produksi terbatas, serta cerita yang melekat pada setiap produk.
Baca Juga:
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi Sembilan UMKM Ikuti Pameran Nasional Indonesia City Expo di Medan
Meski demikian, ia menekankan pentingnya pemenuhan standar keamanan produk dan penggunaan bahan baku yang berkelanjutan agar produk Indonesia semakin kompetitif dan mampu memperluas pangsa pasar di Korea Selatan.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.