Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi streamlining Telkom Group sekaligus untuk memperkuat fokus perusahaan pada bisnis inti telekomunikasi dan digital.
Direktur Utama TelkomMetra Pramasaleh Haryo Utomo menyatakan keputusan divestasi tersebut telah melalui pertimbangan bisnis yang komprehensif.
Baca Juga:
Refleksi Satu Tahun Danantara, PLN Turut Dukung Program Pendidikan bagi Generasi Masa Depan
“Ini keputusan yang dilakukan secara terukur dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance, melalui pertimbangan bisnis komprehensif dan sejalan dengan transformasi TelkomGroup untuk memperkuat fokus pada core business, serta penciptaan nilai jangka panjang.”
Ia menilai langkah tersebut membuka peluang bagi AdMedika Group untuk berkembang lebih luas melalui dukungan mitra strategis yang memiliki keselarasan bisnis.
Selain itu, kolaborasi dengan Fullerton Health dinilai mampu memperkuat layanan kesehatan berbasis teknologi yang selama ini dikembangkan AdMedika Group.
Baca Juga:
Telkom Hadirkan Wifi Gratis di 476 Titik Strategis Selama Musim Mudik Lebaran 2025
Pramasaleh juga menyebut kerja sama tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan bagi pasien, klien, serta mitra bisnis di berbagai wilayah Indonesia.
Ia menambahkan Fullerton Health memiliki pengalaman regional yang luas serta kapabilitas operasional yang kuat di sektor layanan kesehatan dan manfaat kesehatan di Asia.
Sinergi antara kedua perusahaan diharapkan dapat menciptakan platform yang lebih kuat untuk memperluas inovasi dan memperkuat posisi AdMedika Group sebagai penyedia layanan administrasi kesehatan berbasis teknologi di Indonesia.