Ia juga memperingatkan bahwa Iran dapat menghadapi serangan yang jauh lebih keras apabila situasi terus berlanjut.
Menurut Emaridial, narasi tersebut justru menunjukkan bahwa situasi konflik di kawasan masih sangat kompleks.
Baca Juga:
Gempur Yordania, Militer Iran Luncurkan 12 Rudal Balistik
Ia menilai kondisi di lapangan belum menunjukkan adanya kemenangan mutlak dari salah satu pihak.
Ia menjelaskan bahwa dalam banyak konflik internasional, deklarasi kemenangan sepihak sering dijadikan bagian dari strategi negosiasi.
Tujuannya adalah membentuk opini publik, terutama di dalam negeri.
Baca Juga:
Ketegangan Memuncak, AS dan Iran Saling Klaim soal Status Selat Hormuz
“Deklarasi kemenangan di media sosial bukanlah perdamaian. Melainkan retorika tersebut dapat memperpanjang eskalasi konflik," ujarnya.
Emaridial juga menyoroti posisi sejumlah negara Eropa yang tidak terlibat langsung dalam konflik tersebut.
Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa dinamika geopolitik yang terjadi jauh lebih kompleks.