WAHANANEWS.CO - Kesepakatan bersejarah antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri perang sekaligus membuka kembali Selat Hormuz menjadi sorotan utama dunia setelah konflik yang berlangsung lebih dari tiga bulan akhirnya mencapai titik damai.
Amerika Serikat dan Iran resmi mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang selama ini menjadi perhatian dunia karena dampaknya terhadap perekonomian global.
Baca Juga:
Kerugian Tembus Rp2.053 Triliun, Kejahatan Siber Kini Lebih Kuat dari Penegak Hukum
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif yang berperan sebagai mediator utama selama konflik mengatakan kesepakatan tersebut tercapai setelah serangkaian pembicaraan panjang yang melibatkan kedua pihak.
"Kedua belah pihak telah menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon," kata Sharif dalam unggahan di platform X, Minggu (14/06/2026).
Sharif menambahkan upacara penandatanganan resmi kesepakatan damai dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat (19/06/2026).
Baca Juga:
Trump Murka! Netanyahu Bongkar Isu Nuklir Iran ke Publik, Hubungan AS-Israel Memanas
Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut mengonfirmasi tercapainya kesepakatan tersebut melalui akun Truth Social miliknya.
"Selamat kepada semua!" tulis Trump.
Ia kemudian menambahkan, "Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!"