WahanaNews.co | Ketegangan di Laut Natuna Utara antara China dan negara-negara yang berada di perairan tersebut semakin meningkat.
Bahkan China tak ragu memperlihatkan
keagresifannya dalam upaya merebut wilayah perairan Laut Natuna Utara yang selama ini disengketakan.
Baca Juga:
Wali Kota di Los Angeles Mengaku Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara
Selama ini China mengklaim kepemilikan
perairan Laut Natuna Utara
yang kaya akan sumber daya alamnya.
Namun klaim China atas Laut Natuna Utara dipatahkan oleh PBB berdasarkan undang-undang laut internasional atau United Nations Convention
for the Law of the Sea (UNCLOS).
China yang tak mundur sedikit pun sedikit demi sedikit mulai melanggar batas yang
ditetapkan.
Baca Juga:
321 WNA Ditangkap Polisi dari Markas Judi Online Internasional Hayam Wuruk
Angkatan militer negeri tirai bambu
tersebut bahkan mengerahkan pasukannya untuk selalu berlatih demi berjaga-jaga
jika suatu saat terjadi peperangan.
Belum lagi China baru-baru ini
mengesahkan undang-undang yang memperbolehkan penjaga laut mengambil aksi
maupun menembaki kapal asing yang berani menjamah wilayahnya.
Selain itu, China disebut telah
memperbanyak peralatan canggih untuk mendukung kekuatan militer mereka.