Belum ada kejelasan mengenai bagaimana pil-pil tersebut bisa masuk ke dalam karung tepung.
Namun, pemerintah lokal mengecam peristiwa ini sebagai bagian dari skema jahat untuk melemahkan masyarakat Gaza dari dalam.
Baca Juga:
Hamas Minta Iran Tidak Menyerang Negara Tetangga
"Ini adalah upaya sistematis untuk menghancurkan daya tahan sosial dan psikologis masyarakat kami," ujar seorang pejabat lokal.
Seorang apoteker Palestina, Omar Hamad, mengecam keras insiden ini, bahkan menyebutnya sebagai “bentuk genosida paling tercela.”
"Bahkan terungkap bahwa obat tersebut tidak hanya disembunyikan di dalam kantong tepung, tapi tepungnya sendiri tampaknya telah dicampur dengan zat aditif itu," kata Hamad melalui unggahan di X.
Baca Juga:
Indonesia Siap Kirim 20.000 Prajurit ke Gaza, Tapi Akhirnya Hanya 8.000! Ini Alasannya
Dokter Khalil Mazen Abu Nada juga menegaskan bahwa keberadaan obat-obatan semacam ini bukan kebetulan semata.
"Ini adalah alat untuk melenyapkan kesadaran sosial kami," ujarnya tegas.
Insiden ini viral setelah munculnya video dan unggahan media sosial yang menunjukkan pil-pil mencurigakan dalam karung bantuan.