Komitmen tersebut diwujudkan oleh pemerintah China baru-baru ini.
Badan Bea Cukai China mengumumkan pencabutan semua hambatan terhadap impor gandum dan barley dari Rusia pada hari serangan ke Ukraina dimulai.
Baca Juga:
Jelang Tenggat TikTok Kena Banned 5 April, Trump Buka Suara
Padahal sebelumnya China menerapkan hambatan impor gandum dari beberapa daerah di Rusia karena kekhawatiran membawa penyakit.
Tahun lalu, China adalah pembeli gandum terbesar keempat serta pembeli barley terbesar di dunia.
Adapun Rusia adalah salah satu produsen utama kedua komoditas itu.
Baca Juga:
Masyarakat Diminta Waspada, Penipuan Modus Fake BTS Jelang Mudik Sedang Marak
Selain membeli produk-produk pertanian, China saat ini adalah pasar terbesar bagi ekspor energi dari Rusia, seperti minyak, gas, dan batu bara.
Bahkan, China adalah pembeli terbesar batu bara Rusia.
Sepekan sebelum invasi ke Ukraina, China dan Rusia menyepakati perjanjian batu bara yang baru senilai lebih dari US$ 20 miliar.