Dalam video itu, dia berjanji tidak akan meletakkan senjatanya.
Volyna memperbarui seruannya kepada para pemimpin dunia untuk membantu mengevakuasi pasukan dalam sebuah posting Facebook, Selasa.
Baca Juga:
Andalkan Rudal Patriot AS, Ukraina Bantai 65 Tentaranya di Pesawat Rusia
Pasukan Ukraina di pabrik Azovstal menghadapi kondisi yang mengerikan.
Makanan dan perawatan medis untuk yang terluka tidak memadai.
Batalyon Azov, sebuah unit Garda Nasional Ukraina, menyebut kondisi yang sangat tidak bersih.
Baca Juga:
Tentara Ukraina Akui Sudah Kehilangan Semangat Tempur
Luka yang terbuka yang dibalut dengan sisa-sisa perban yang tidak steril.
"Kami menuntut evakuasi segera prajurit yang terluka ke wilayah yang dikuasai Ukraina di mana mereka dapat dibantu dan diberikan perawatan yang tepat," kata brigade tersebut.
Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk, mengatakan dalam sebuah posting Facebook pada Rabu bahwa saat ini tidak mungkin untuk membuka blokir Azovstal dengan cara militer.