Israel memberikan tanggapan terhadap pernyataan tersebut dengan berdalih bahwa mereka memperlakukan para tahanan "sesuai dengan protokol", dan memberikan makanan dan air yang cukup.
Juru bicara IDF, Daniel Hagari, menyatakan bahwa para tahanan diwajibkan membuka pakaian mereka untuk memastikan bahwa mereka tidak menyembunyikan bahan peledak atau peralatan bersenjata lainnya.
Baca Juga:
Israel Menolak Serahkan Masjid Ibrahimi, Tutup Semua Akses untuk Idulfitri
Agresi Israel terhadap Palestina dimulai sejak 7 Oktober yang lalu dan telah berlanjut selama lebih dari dua bulan hingga saat ini. Selama agresi ini, hampir 20 ribu orang telah kehilangan nyawa dan puluhan ribu lainnya di Gaza mengalami luka-luka.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.