Ia menjelaskan bahwa rencana gencatan senjata yang tengah ditempuh terdiri dari beberapa fase untuk memastikan stabilitas jangka panjang di Gaza.
Pada fase pertama, dilakukan pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina, yang menjadi langkah awal meredakan ketegangan.
Baca Juga:
Inggris Murka Usai Trump Remehkan Peran NATO di Afghanistan
Selain pertukaran, rencana tersebut mencakup rekonstruksi infrastruktur Gaza, termasuk fasilitas publik, serta pembentukan sistem pemerintahan baru yang tidak melibatkan Hamas.
Di sisi lain, Gaza masih bergulat dengan dampak konflik berkepanjangan akibat serangan Israel yang berlangsung sejak 2023.
Lebih dari 70.000 warga Palestina dilaporkan tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sementara hampir 171.000 orang terluka sejak Oktober 2023.
Baca Juga:
Ambisi Trump atas Greenland Mengingatkan Sejarah Panjang Ekspansi Wilayah Amerika Serikat
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.