Menanggapi isu tersebut, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membantah adanya rencana Moskow untuk ikut campur dalam urusan Greenland saat berbicara kepada wartawan pada Selasa (21/1/2025).
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menegaskan di Davos bahwa Kopenhagen tidak akan mengizinkan Amerika Serikat mencaplok Greenland.
Baca Juga:
Trump Cabut Ancaman Tarif ke Eropa, Tegaskan Tak Gunakan Militer untuk Greenland
Penegasan itu muncul di tengah aksi demonstrasi anti-Trump oleh warga Greenland yang berlangsung pada awal pekan ini.
Secara historis, Denmark menjajah Greenland sejak abad ke-18 sebelum memberikan status pemerintahan sendiri pada tahun 1979.
Amerika Serikat diketahui pernah mengerahkan pasukan ke Greenland selama Perang Dunia II dan hingga kini mempertahankan pangkalan udara di wilayah pantai barat laut pulau tersebut.
Baca Juga:
Komisi III DPR RI Tinjau Kinerja Polda Jambi dan Pelaksanaan KUHP
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.