WAHANANEWS.CO, Jakarta - Publik Inggris sempat dibuat geger setelah sebuah stasiun radio di Essex tanpa sengaja menyiarkan kabar bahwa Raja Inggris Charles III meninggal dunia akibat kesalahan teknis di ruang siaran pada Selasa (19/5/2026).
Kabar palsu tersebut mengudara melalui Radio Caroline dan langsung memicu kebingungan pendengar karena pengumuman itu menggunakan prosedur resmi kematian raja yang memang telah disiapkan seluruh stasiun radio di Inggris.
Baca Juga:
Heboh 4,9 Juta Data Nasabah BCA Dikabarkan Bocor di Dark Web, Ini Fakta Sebenarnya
“Karena kesalahan komputer di studio utama kami, prosedur kematian raja, yang disiapkan semua stasiun di Inggris dengan harapan tak perlu digunakan, secara tak sengaja diaktifkan pada Selasa sore (19 Mei), dan secara keliru mengumumkan bahwa Yang Mulia Raja telah meninggal dunia,” kata manajer stasiun Radio Caroline, Peter Moore, dikutip dari Sky News.
Insiden tersebut membuat siaran radio sempat terdiam beberapa saat sebagaimana protokol resmi ketika kabar wafat raja diumumkan kepada publik.
Moore mengatakan pihak radio kemudian melanjutkan siaran dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Raja Charles III maupun para pendengar.
Baca Juga:
Pigai Tolak Begal Ditembak Mati, Sahroni Langsung Bereaksi Keras
“Kami memohon maaf kepada Yang Mulia Raja dan kepada para pendengar kami atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” ujar Moore.
Peristiwa itu terjadi saat Raja Charles III dan Ratu Camilla tengah melakukan kunjungan resmi ke Irlandia Utara selama tiga hari.
Dalam agenda kunjungannya, Charles dan Camilla dijadwalkan menghadiri pertunjukan musik rakyat hingga mencicipi wiski khas Irlandia di kawasan Titanic Quarter, Belfast.
Raja Inggris tersebut juga sempat mengunjungi Kota Newcastle dan terlihat berbincang langsung dengan masyarakat setempat di tengah rangkaian lawatannya.
Charles resmi dinobatkan menjadi Raja Inggris pada Mei 2023 di Westminster Abbey, London, setelah naik takhta menggantikan ibunya, Elizabeth II, yang wafat pada September 2022.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]