Sejumlah media yang memiliki kedekatan dengan aparat keamanan Iran juga menyebarkan foto-foto yang diklaim sebagai puing-puing jet tempur yang berhasil dijatuhkan.
Televisi pemerintah Iran bahkan mengumumkan bahwa warga akan diberikan imbalan apabila berhasil menemukan dan menyerahkan awak pesawat Amerika dalam keadaan hidup.
Baca Juga:
Militer Iran Tegaskan Misi Penyelamatan F-15 AS Berakhir Gagal Total
Kehilangan dua jet tempur dalam satu hari disebut menjadi pukulan berat bagi Amerika Serikat dalam konflik yang tengah berlangsung.
Situasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa Iran masih memiliki kapasitas militer yang signifikan untuk memberikan perlawanan, meskipun telah menghadapi tekanan selama lebih dari satu bulan konflik.
Perkembangan di lapangan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana klaim keberhasilan militer Amerika benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya.
Baca Juga:
Dua Hari Hilang di Iran, Pilot F-15E AS Diselamatkan Lewat Operasi Militer Dramatis
Hal ini juga bertolak belakang dengan pernyataan optimistis yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait jalannya konflik.
"Malam ini, angkatan laut Iran telah musnah. Angkatan udara mereka hancur lebur," ujar Trump.
Pernyataan itu disampaikan dalam pidato dari Ruang Oval pada Rabu (1/4/2026), hanya dua hari sebelum insiden jatuhnya dua jet tempur Amerika di wilayah Iran.