Namun Netanyahu tidak menjelaskan secara rinci apakah kerangka kesepakatan AS-Iran akan mengubah pendekatan Israel terhadap Iran dan kelompok-kelompok yang didukung Teheran.
Ketegangan semakin meningkat setelah Israel melancarkan serangan ke pinggiran Beirut yang diklaim menargetkan posisi Hizbullah.
Baca Juga:
Iran Bakal Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah, Upaya Balas Dendam
Serangan itu terjadi ketika Amerika Serikat sedang mendorong penyelesaian kesepakatan dengan Iran.
Dinamika tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa operasi militer Israel dapat memengaruhi proses diplomasi yang sedang berjalan.
Di dalam negeri Israel, sejumlah pejabat mulai menyuarakan kritik terhadap arah kesepakatan tersebut.
Baca Juga:
Tangis Ayah Pecah di Hebron, Bayi Palestina Tewas Setelah Tentara Israel Lepaskan Tembakan
“Buruk bagi Israel dan dunia bebas,” kata Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.
Pernyataan Smotrich mencerminkan adanya kegelisahan di internal pemerintahan Israel terhadap pendekatan diplomatik Amerika Serikat kepada Iran.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan beberapa kali menyampaikan kritik terhadap Netanyahu dalam beberapa pekan terakhir.