Pada aspek ekonomi, Resonance mencatat derasnya investasi yang masuk ke kawasan metropolitan Jakarta.
Perkembangan pusat data di koridor Bekasi-Cikarang menjadi salah satu indikator kuatnya aktivitas ekonomi kawasan Jakarta dan sekitarnya.
Baca Juga:
Selebgram Adam Deni Ditahan, Diduga Bawa Airsoftgun dan Rusak Ruko di Cilincing
Pusat data tersebut berkembang untuk mendukung kebutuhan cloud computing dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
Selain itu, pembangunan gedung perkantoran premium di kawasan Sudirman-Thamrin, Kuningan, dan TB Simatupang juga menjadi penanda kuatnya aktivitas bisnis ibu kota.
Pemeringkatan World's Best Cities 2026 dilakukan menggunakan metode Place Power Score.
Baca Juga:
Bocah 9 Tahun di Batam Dianiaya Ibu Tiri, Terungkap Usai Ayah Minta Donasi
Metode tersebut menggabungkan data kinerja kota dengan persepsi publik global.
Penilaian mencakup tiga pilar utama, yakni livability atau kenyamanan hidup, lovability atau daya tarik kota, dan prosperity atau kemakmuran ekonomi.
Tiga pilar tersebut diukur melalui 46 metrik dalam 30 kategori.