Tekanan terhadap Arday mencapai titik baru ketika ia mengumumkan pengunduran dirinya pada Rabu malam sebelum ditemukan meninggal dunia pada Jumat (14/8/2026).
Keputusan tersebut disampaikan setelah berminggu-minggu tuduhan plagiarisme dan pertanyaan mengenai sejumlah pencapaiannya terus menjadi perhatian publik.
Baca Juga:
Semarakkan Gebyar HUT RI ke-81, Kelurahan Kuta Gambir Berkolaborasi dengan Karang taruna
Arday dalam pernyataannya menggambarkan situasi yang dihadapinya telah melampaui kritik yang lazim terjadi dalam lingkungan akademik.
“Meskipun kritik merupakan bagian tak terelakkan dari kehidupan akademis, apa yang saya alami telah jauh melampaui perbedaan pendapat ilmiah,” ujar Arday.
Ia kembali menggambarkan besarnya tekanan yang dirasakan dirinya maupun orang-orang terdekat selama kontroversi berlangsung.
Baca Juga:
VOPUTSI Juara 1 Turnamen Volly HIPPTIS CUP ll
“Tuduhan, spekulasi, dan komentar publik yang terus-menerus telah memberikan dampak yang sangat berat bagi diri saya maupun orang-orang yang saya cintai,” ujar Arday.
Kepergian Arday kini meninggalkan duka sekaligus rangkaian persoalan yang sebelumnya masih berada dalam proses pemeriksaan dan perdebatan di lingkungan akademik Inggris.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.