Pengerahan tentara Korea Utara terjadi setelah Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani pakta pertahanan pada September 2024.
Kesepakatan itu mencakup bantuan antarnegara jika salah satu berada dalam bahaya, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan militer.
Baca Juga:
Polisi Ungkap Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Dipicu Asmara Tak Direstui
Pada awal pengerahan, Kim dan Putin sempat membantah perang tersebut melibatkan tentara Korea Utara, namun belakangan keduanya mengakui keterlibatan pasukan dari negara Asia Timur itu.
Sebagai imbalan atas pengerahan tentara dan pengiriman senjata, Korea Utara disebut menerima bantuan ekonomi serta teknologi militer dari Rusia.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.