IRGC targetkan kelompok Kurdi
Sebelum Rabu, Menteri Kesehatan Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) Saman Barzanji mengatakan sembilan orang tewas, termasuk warga sipil setelah Koprs Pengawal Revolusi Iran (IRGC) menargetkan separatis Kurdi di Irak utara.
Baca Juga:
Wuih, Jorok... Pria Iran Ini Tak Pernah Mandi Selama 60 Tahun!
"IRGC menggunakan rudal dan pesawat tak berawak untuk menargetkan kantor kelompok Kurdi, yang ditunjuk oleh Iran sebagai organisasi teroris," kata Tasnim mengutip IRGC.
Menanggapi serangan itu, Komando Pusat AS mengutuk serangan tak beralasan dari IRGC di Irak.
Serangan membabi buta seperti itu mengancam nyawa tak berdosa dan mempertaruhkan stabilitas kawasan yang diperjuangkan dengan keras, kata Juru Bicara Senior Komando Pusat AS Kolonel Joe Buccino dalam pernyataan itu.
Baca Juga:
Jual Jasa Operasi Plastik hingga Bayi Tabung, Iran Siap Pikat Wisatawan Medis Global
Tidak ada pasukan AS yang terluka atau tewas akibat serangan IRGC, dan tidak ada kerusakan pada peralatan AS, kata Komando Pusat AS.
Iran telah menargetkan militan yang berbasis di wilayah Kurdi Irak di masa lalu, tetapi serangan telah meningkat sejak akhir pekan.
Teheran menuduh kelompok-kelompok Kurdi mengacaukan negara dengan mendukung para pengunjuk rasa yang telah berdemonstrasi menentang otoritas Iran.