Sementara itu, kelompok pembela hak asasi manusia, Human Rights Activists in Iran (HRANA), melaporkan jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 3.308 orang.
Selain itu, terdapat 4.382 laporan kematian lainnya yang masih dalam tahap peninjauan hingga Sabtu, 17 Januari 2026.
Baca Juga:
G7 Peringatkan Iran soal Sanksi Tambahan akibat Represi terhadap Warga
HRANA juga mengonfirmasi bahwa lebih dari 24.000 orang telah ditangkap selama unjuk rasa berlangsung di berbagai wilayah Iran.
Lembaga tersebut dikenal memiliki rekam jejak pelaporan yang akurat dalam mendokumentasikan kerusuhan dan konflik sebelumnya di negara tersebut.
Dalam menyusun laporannya, HRANA mengandalkan jaringan pendukungnya, khususnya di dalam Iran, yang bertugas melakukan pemeriksaan silang terhadap setiap informasi yang diterima guna memastikan keakuratan data.
Baca Juga:
Ancam Potong Tangan Trump, Iran Peringatkan Pembalasan ke Basis AS
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.