Di sisi lain, Zelensky baru saja mengumumkan penundaan kunjungannya ke Arab Saudi setelah Ukraina tidak diundang dalam pertemuan antara pejabat AS dan Rusia di Riyadh pekan ini.
Saat ini, Zelensky sedang berada di Turki dan mengumumkan bahwa lawatannya ke Arab Saudi, yang awalnya dijadwalkan pada Rabu (19/2/2025), akan ditunda hingga 10 Maret.
Baca Juga:
Melawan Trump, Nasib Anthropic Berubah Tragis: Dari Kontrak Militer Raksasa ke Daftar Hitam
Ia menegaskan bahwa keputusan itu diambil agar Ukraina tidak memberikan "legitimasi" terhadap pertemuan Washington-Moskow di Riyadh pada Selasa (18/2).
"Kami tidak ingin siapa pun membuat keputusan tanpa melibatkan kami. Tidak ada pihak yang bisa menentukan cara mengakhiri perang tanpa Ukraina," tegas Zelensky dalam pernyataannya di Ankara.
Washington dan Moskow, dalam pernyataan resmi setelah pertemuan, menyatakan bahwa mereka akan terus melanjutkan upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Baca Juga:
Krisis Iran Merambah ke Arah Tidak Menentu, Analis Beberkan 3 Skenario Akhir Perang di Arab
[Redaktur: Rinrin Kaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.