Menurut laporan media setempat, aset-aset yang tidak tercantum dalam daftar inventaris saat pengambilalihan memang sangat rentan terabaikan, terlebih jika sudah tidak beroperasi selama bertahun-tahun.
Setelah proses verifikasi rampung, Air India akhirnya menyetujui untuk melunasi seluruh biaya parkir yang nilainya mencapai sekitar Rp 1,8 miliar.
Baca Juga:
TNI AU Permudah Izin Terbang, Aplikasi Flight Security Clearance Resmi Diluncurkan
Pesawat itu kemudian resmi dipindahkan dari area parkir Bandara Kolkata pada Jumat (14/11/2025) dan diangkut melalui jalur darat menuju Bengaluru.
Peristiwa ini sontak menyedot perhatian publik dan analis industri penerbangan karena dinilai sangat tidak lazim.
“Mengingat ketatnya pengawasan regulasi, sulit membayangkan sebuah maskapai benar-benar kehilangan jejak sebuah pesawat,” ujar John Strickland, pendiri JLS Consulting.
Baca Juga:
Boarding Pass Sudah di Tangan Tapi Puluhan Penumpang Gagal Terbang, Super Air Jet Dilaporkan
Menurut Strickland, umumnya setiap komponen pesawat, mulai dari nomor seri hingga riwayat perawatan, dikelola secara sistematis oleh maskapai penerbangan.
Sebagai informasi, Boeing 737-200 merupakan generasi awal dari keluarga Boeing 737 yang diperkenalkan pada akhir 1960-an.
Jenis pesawat ini telah lama dipensiunkan dari layanan penumpang dan kini nyaris tidak memiliki nilai jual, meskipun beberapa komponennya seperti mesin Pratt & Whitney masih dapat dimanfaatkan.