Pria 49 tahun yang meraih gelar PhD dari London School of Economics itu, mengenakan jubah tradisional Libya, sorban, dan kacamata. Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa tahun dia muncul di depan umum.
Seif merupakan putra kedua dari Kadhafi. Ia dipandang sebagai wajah reformis rezim Kadhafi sebelum pemberontakan 2011. Dia dibebaskan pada Juni 2017 setelah lebih dari lima tahun ditahan.
Baca Juga:
Korban Tewas Banjir Libya Capai 11.300 Orang
Bulan Juli lalu, dia mengatakan kepada The New York Times dalam sebuah wawancara eksklusif bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai pejabat tinggi negara. Pencalonannya kemungkinan akan menimbulkan kontroversi di seluruh negara yang terpecah. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.