Thailand pun, kata dia, menghendaki Malaysia melanjutkan perannya dalam menjaga stabilitas gencatan senjata.
Ketegangan semakin mencuat setelah insiden tembak-menembak pada Rabu (12/11/2025).
Baca Juga:
Agen Penyalur TKI Ilegal Dilaporkan ke Polda Sumut
Hun Manet menilai kejadian itu dipicu oleh tindakan provokatif dari pihak Thailand, meski Kamboja menegaskan tetap menghormati ketentuan yang tercantum dalam gencatan senjata.
Sementara itu, Anutin menegaskan bahwa Thailand tidak gentar menghadapi potensi tindakan balasan dari Amerika Serikat.
Ia menyatakan pemerintah akan tetap memprioritaskan kepentingan nasional serta keselamatan masyarakat, meskipun AS telah menaikkan tarif terhadap produk asal Thailand.
Baca Juga:
Malaysia Bersiap Hadapi Potensi Kelangkaan BBM Mulai Juni 2026 Dampak Konflik Timur Tengah
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.