WAHANANEWS.CO, Jakarta – Pemerintah Maroko menyiapkan sekitar 50 beasiswa bagi mahasiswa asal Indonesia.
Jumlah tersebut masih berpeluang ditambah apabila kebutuhan terhadap kuota beasiswa meningkat.
Baca Juga:
Alphonso Davies Dicadangkan saat Kanada Tantang Maroko di 16 Besar Piala Dunia
Hal itu disampaikan Duta Besar Maroko untuk Indonesia Redouane Houssaini saat melakukan pertemuan dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di kantor pusat Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Houssaini menyampaikan bahwa pemerintah Maroko terbuka untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi mahasiswa Indonesia.
Pihaknya juga akan menyampaikan aspirasi dan kebutuhan Indonesia kepada pemerintah Maroko, termasuk mengenai kemungkinan peningkatan kuota beasiswa.
Baca Juga:
90.000 Tahun Lalu, Kisah Jejak Purba Terawetkan di Pantai Maroko
“Kami menyediakan sekitar 50 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, saya kira ada keinginan dari Kementerian Urusan Islam untuk meningkatkan jumlahnya jika memang dibutuhkan. Saya berkomitmen untuk menyampaikan posisi Indonesia terkait masalah ini kepada pihak berwenang dan pemerintah saya, serta akan menindaklanjutinya dengan mereka," ujar Houssaini dilansir laman Kemenag RI, Senin, 10 Agustus 2026.
Selain jumlah beasiswa, persoalan kemampuan bahasa Arab menjadi salah satu hal yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Kemampuan bahasa Arab dinilai penting bagi mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan pendidikan di Maroko, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran dan adaptasi selama berada di negara tersebut.