“Kami mungkin akan mencabut sanksi terhadap minyak Rusia lainnya,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada Fox Business.
Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat ratusan juta barel minyak mentah Rusia yang tertahan di laut karena terkena sanksi internasional.
Baca Juga:
Kasus Penyalahgunaan BBM-LPG, Kapolri Klaim Selamatkan Uang Negara Rp756 Miliar
“Ada ratusan juta barel minyak mentah yang terkena sanksi berada di laut,” ujar Bessent.
Menurutnya, kargo minyak tersebut pada dasarnya sudah siap dipasok ke pasar jika pembatasan yang berlaku dicabut.
“Pada dasarnya, dengan mencabut sanksi tersebut, Departemen Keuangan dapat menciptakan pasokan,” ujarnya.
Baca Juga:
Soal Harga Pertamax Pekan Depan, Bahlil: Kita Lihat Aja Nanti
Meski begitu, Washington menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak berarti mengendurkan tekanan terhadap Moskwa terkait perang di Ukraina.
Pemerintah AS menekankan bahwa pelonggaran sanksi hanya akan berlaku untuk kargo minyak Rusia yang sudah berada dalam perjalanan dan tertahan di laut.
“Kami akan terus mengumumkan langkah-langkah secara berkala untuk memberikan kelegaan bagi pasar selama konflik ini,” kata Bessent.