Kegigihan Taliban telah
didokumentasikan dengan baik, tetapi kurangnya peralatan mereka selalu
menempatkan mereka pada kerugian yang signifikan terhadap pasukan AS dan NATO.
Zaid Hamid, seorang veteran perang
Soviet-Afghanistan, mengatakan kepada The
Sun pada bulan Juli bahwa tampaknya Taliban telah "naik satu
langkah".
Baca Juga:
Indonesia Takkan Diamkan Ancaman Kemanusiaan Kapal Selam Nuklir
"Ketika saya menjadi bagian dari
Mujahidin Afghanistan, kami mengalahkan Uni Soviet menggunakan senjata Soviet,
baik yang diambil dari tentara Soviet atau diberikan kepada kami oleh sekutu
kami. Tapi Taliban Afghanistan telah melangkah lebih jauh. Mereka hanya merebut
dari Amerika dan tentara Afghanistan," kata Hamid kepada surat kabar itu.
Kementerian Pertahanan Pakistan
mengatakan bahwa mereka itu bukan lagi sekelompok petani, tetapi pasukan
paramiliter profesional.
Baca Juga:
China Ancam Serbu Taiwan, Dampaknya Bisa Lebih Dahsyat dari Perang di Ukraina
Pasukan Elite Afghanistan
Dilatih oleh Amerika Serikat (AS) dan
dilengkapi dengan peralatan canggih, pasukan elite Afghanistan adalah senjata
garis depan melawan Taliban.
Akan tetapi, berkurangnya dukungan
militer AS membuat mereka tak bisa berbuat banyak seperti dulu lagi.