Selain terminal minyak Fujairah di Uni Emirat Arab, analis juga menyoroti terminal ekspor Ras Tanura di Arab Saudi serta fasilitas pemrosesan minyak Abqaiq sebagai titik energi yang sangat krusial dan rentan di kawasan Teluk. Ketiga fasilitas tersebut dinilai memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas pasokan minyak global.
Meski demikian, operasi pemuatan minyak di terminal Fujairah dilaporkan telah kembali berjalan. Terminal yang berada di luar Selat Hormuz tersebut menjadi jalur ekspor sekitar 1 juta barel per hari minyak mentah Murban milik Uni Emirat Arab atau setara sekitar 1% dari permintaan minyak dunia.
Baca Juga:
Bikin Rontok Subsidi BBM, Ini Dampak Perang Iran Vs Israel ke RI
Gangguan distribusi energi diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap pasokan minyak global. Badan Energi Internasional atau International Energy Agency memperkirakan pasokan minyak dunia dapat turun sekitar 8 juta barel per hari pada Maret akibat gangguan pengiriman.
Selain itu, produsen minyak di Timur Tengah dilaporkan telah memangkas produksi setidaknya 10 juta barel per hari. Kondisi ini semakin memperketat pasokan energi di pasar global.
Untuk meredam lonjakan harga, IEA pekan lalu menyepakati pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan strategis negara-negara anggotanya. Jepang bahkan berencana mulai melepas cadangan minyaknya pada Senin pekan ini.
Baca Juga:
Harga Minyak Dunia di Tengah Sengitnya Perang Israel-Hamas
Di sisi lain, upaya diplomasi untuk meredakan konflik masih menemui jalan buntu. Pemerintahan Donald Trump dilaporkan menolak sejumlah dorongan dari sekutu Timur Tengah untuk memulai perundingan.
Iran juga menegaskan tidak akan mempertimbangkan gencatan senjata selama serangan Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung. Sikap tersebut membuat peluang berakhirnya konflik dalam waktu dekat semakin kecil.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.