WahanaNews.co | Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar turun tangan menghentikan peperangan antara Rusia dan Ukraina.
Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, mengatakan, gesekan politik antara Rusia dan Ukraina membuat masyarakat Indonesia cemas.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Menurutnya, selain memakan korban jiwa, peperangan itu juga akan berdampak pada perekonomian dunia.
"MUI mendesak PBB dan lembaga-lembaga dunia lainnya untuk turun tangan mencegah terjadinya permusuhan dan peperangan yang berkelanjutan diantara kedua negara tersebut," kata Anwar kepada wartawan, Jumat (25/2/2022).
Anwar mengatakan, masyarakat jelas tidak mengharapkan dampak buruk yang ditimbulkan peperangan Russia dan Ukraina.
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Menurutnya, penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina melalui jalur politik dan perundingan lebih berdampak baik bagi masyarakat sipil dan militer kedua negara serta penduduk dunia.
Menurut dia, jika perang tak lekas dihentikan, negara-negara besar lain seperti China dan Amerika Serikat tidak akan tinggal diam.
"Amerika dan sekutu-sekutunya serta China dan negara-negara yang ada di kelompoknya di pihak lain tentu juga tidak akan tinggal diam," ujar Anwar.