WahanaNews.co | PBB menyampaikan terima kasih kepada Turki atas perannya menengahi pembicaraan antara Rusia dan Ukraina.
Konflik kedua negara tersebut telah berlangsung lebih dari sebulan.
Baca Juga:
Mundurnya AS Ubah Peta Global, China Fokus Pengaruh Terukur
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengungkapkan, PBB terus mendorong keberhasilan pembicaraan antara perwakilan Rusia dan Ukraina baru-baru ini di Istanbul.
“Kami juga sangat berterima kasih atas upaya Turki dalam hal itu dan kami berharap pernyataan serta janji yang kami dengar berubah menjadi tindakan nyata di lapangan, yang berarti membungkam senjata,” katanya pada Rabu (30/3/2022), dikutip Anadolu Agency.
Pada Selasa (29/3/2022) lalu, perwakilan Rusia dan Ukraina bertemu dan melakukan pembicaraan damai di Istanbul.
Baca Juga:
PBB Nilai Tantangan Kemanusiaan di Gaza Masih Berat Meski Gencatan Senjata Masuk Fase Kedua
Setelah pertemuan itu, Rusia telah berjanji akan secara drastis mengurangi operasi militernya di sekitar Kiev dan kota Chernihiv, Ukraina.
Sementara Ukraina siap menjadi negara non-blok dan non-nuklir asalkan memperoleh jaminan keamanan.
Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Alexander Fomin, mengatakan, Rusia telah memutuskan untuk mengurangi pertempuran di dekat Kiev dan Chernihiv guna menciptakan kondisi dialog.