Target net zero emission juga diungkapkan oleh anak usaha Aramco yang bergerak di sektor petrokimia, Saudi Basic Industries Corp.
CEO Saudi Basic Industries, Yousef al-Benyan, mengatakan akan memangkas emisi gas rumah kaca hingga 30 persen pada 2030.
Baca Juga:
OPEC+ Sepakat Pangkas Biaya Produksi, Harga Minyak Dunia Naik Lagi?
Sebagai bagian dari rencananya, Saudi Aramco akan melakukan investasi besar pada gas pada satu dekade ke depan, kata Nasser.
Dengan demikian, pembakaran minyak mentah nasional akan berkurang.
Aramco juga berambisi di sektor sumber energi terbarukan seperti matahari, angin, dan hidrogen.
Baca Juga:
Jokowi Pikir-pikir Beli Minyak Rusia, Lebih Banyak Untung atau Ruginya?
Saat ini, Arab Saudi menargetkan untuk memproduksi 29 juta ton hidrogen biru dan hijau setiap tahun pada 2030, Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan sebelumnya.
Hidrogen hijau diproduksi menggunakan energi terbarukan dalam proses tanpa emisi.
Sementara dalam pembuatan hidrogen biru membutuhkan gas alam dengan karbon yang ditangkap dan disimpan.