Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan negaranya resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian saat kunjungannya ke Washington dan bertemu Presiden AS Donald Trump serta Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Rabu (11/2/2026).
Dilansir Al Arabiya dan Reuters, Kamis (12/2/2026), dalam foto yang dirilis seusai pertemuan Netanyahu dan Rubio tampak keduanya memegang dokumen bertanda tangan Netanyahu terkait keanggotaan Israel di dewan tersebut, dan Netanyahu menyatakan bahwa ia "menandatangani masuknya Israel sebagai anggota 'Dewan Perdamaian'."
Baca Juga:
Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Tewaskan 4 Militan di Gaza Selatan
Resolusi Dewan Keamanan PBB yang diadopsi pada pertengahan November 2025 memberikan kewenangan kepada dewan tersebut dan negara-negara mitranya untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional di Gaza setelah gencatan senjata dimulai pada Oktober 2025 berdasarkan rencana Trump yang disetujui Israel dan kelompok militan Palestina Hamas.
Di bawah rencana tersebut, Dewan Perdamaian dimaksudkan mengawasi pemerintahan sementara Gaza, dan Trump menyebut dewan itu, dengan dirinya sebagai ketua, akan diperluas untuk menangani konflik global.
Dewan tersebut dijadwalkan menggelar pertemuan perdana pada 19 Februari 2026 di Washington guna membahas rekonstruksi Gaza.
Baca Juga:
Menlu Iran Tuding Israel Bebas Perkuat Militer, Tekan Negara Lain
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.