Menurut sebuah laporan oleh United States Institute of Peace, keluarga rudal Khorramshahr tampaknya didasarkan pada rudal balistik jarak menengah (IRBM) Hwasong-10 Korea Utara, yang merupakan versi modifikasi dari rudal R-27 (SS-N-6)—rudal balistik yang diluncurkan kapal selam atau SLBM—Soviet.
Tes itu dilakukan beberapa hari setelah Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Herzi Halevi mengeluarkan peringatan mengerikan tentang kemungkinan konflik dengan Iran atas program nuklirnya.
Baca Juga:
Misteri Kematian Haniyeh: Dari Spyware di WhatsApp hingga Serangan Drone
Dia mengatakan aksi militer terhadap Teheran sudah di depan mata.
"Iran telah maju dengan pengayaan uranium lebih jauh dari sebelumnya. Ada perkembangan negatif di cakrawala yang dapat membawa aksi (militer)," ungkapnya. [eta]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.