Para saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa tembakan dilepaskan, baik oleh warga Gaza yang mengawasi pengiriman maupun pasukan Israel di dekatnya, dan pengemudi truk yang panik melaju kencang dan mengenai beberapa orang.
Untuk membantu meringankan penderitaan 2,4 juta penduduk Gaza, kapal bantuan lain berlayar dari negara kepulauan Mediterania, Siprus, untuk membawa 400 ton bantuan makanan.
Baca Juga:
Israel Hantam Gaza Lagi, Sembilan Tewas Termasuk Empat Jurnalis
Negara-negara asing telah meningkatkan bantuan melalui udara, meskipun badan-badan PBB dan badan amal memperingatkan bahwa jumlah ini masih jauh dari kebutuhan yang mendesak. Beberapa orang tewas terinjak-injak atau tenggelam saat mencoba mengambil paket yang jatuh ke laut.
Perang tersebut terjadi usai serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 yang mengakibatkan sekitar 1.160 kematian di Israel. Israel kemudian mendeklarasikan perang dengan alasan memberantas Hamas. Serangan Israel ke Gaza telah menewaskan sedikitnya 32.705 orang, di mana sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Militan Palestina juga menyandera sekitar 250 orang. Israel yakin sekitar 130 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang diperkirakan tewas.
Baca Juga:
Israel Bebaskan 642 Tahanan Palestina, Hamas Serahkan 4 Jenazah Sandera
Di bawah tekanan kuat untuk memulangkan para tawanan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Jumat menyetujui putaran baru perundingan gencatan senjata yang akan diadakan di Doha dan Kairo.
Stasiun TV Mesir Al-Qahera, yang dekat dengan badan intelijen negara itu, mengatakan perundingan akan dilanjutkan di Kairo pada hari Minggu ini.
Seorang pembawa berita mengatakan pada hari Sabtu bahwa 'sumber keamanan Mesir mengkonfirmasi kepada Al-Qahera News dimulainya kembali negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas di ibu kota Mesir, Kairo besok'.