"Saya akan datang kembali untukmu," janjinya kala itu.
Setelah bebas, Fujimoto bersembunyi mengenakan rompi anti-peluru dan terus hidup dalam ketakutan.
Baca Juga:
Korut Umumkan Status Negara Nuklir Permanen, Tantang AS
Namun suatu ketika, ada seseorang dengan kaca mata hitam mendatangi Fujimoto mendekatinya dan mengatakan, "Ini tentang keluargamu, dan ada seseorang yang ingin bertemu denganmu."
Koki itu berteriak ketakutan, dan melarikan diri, namanya menghilang sejak saat itu.
Kemudian, pada Juni 2012, agen lain mengunjunginya, dia berpakian sama, pria itu mengintruksikan Fujimoto untuk mengikutinya.
Baca Juga:
Kapal Perang Korut Gagal Meluncur, 'Insiden Malu Nasional' Segera Diusut
Kemudian dia di bawa ke hotel, dan bertemu seseorang yang telah menunggunya ternyata itu adalah Kim Jong-Un.
Kim kemudian mengatakan pada Fujimoto, "Anda harus memenuhi janji Anda pada saya, ikutlah ke Pyongyang, saya akan menjamin keselamatan Anda."
Akhirnya Fujimoto dan Kim membuat reuni yang mengharukan, dia minta maaf sambil menitihkan air mata.