"Indonesia melihat bahwa akses untuk transportasi laut ini penting bagi seluruh dunia," tegas Nabyl.
Ia menjelaskan bahwa konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah memberikan dampak luas bagi banyak negara karena jalur laut tersebut menjadi salah satu arteri utama perdagangan dunia.
Baca Juga:
Minta Teheran Telepon AS, Trump Mendadak Lunak ke Iran
"Artinya di sini kita melihat dengan kondisi yang terjadi di Timur Tengah, banyak efek yang luas yang dialami oleh berbagai negara, dan kita berharap mendorong agar solusi dilakukan secara damai," lanjutnya.
Di sisi lain, pemerintah juga terus memantau kondisi warga negara Indonesia yang berada di kawasan tersebut.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah menyampaikan bahwa hingga kini tiga warga negara Indonesia yang merupakan kru kapal dan dilaporkan hilang di Selat Hormuz masih dalam proses pencarian.
Baca Juga:
AS Buru Pemimpin Milisi Irak, Hadiah Rp 172 Miliar Disiapkan
"Otoritas setempat masih terus melakukan pencarian selama 24 jam," jelas Heni.
Proses pencarian tersebut dilakukan secara intensif oleh pihak berwenang di wilayah setempat hingga ada keputusan resmi mengenai penghentian operasi pencarian.
"Mereka tidak akan berhenti sampai pihak pemerintah setempat menyatakan pencarian dihentikan secara resmi," ujarnya.