“Keretakan dan masalah di antara kita menyebabkan hegemoni eksternal, perang, dan ketidakstabilan,” ujar Fidan.
Fidan menyampaikan bahwa Turki mendorong terbentuknya platform keamanan regional yang lebih inklusif.
Baca Juga:
Setelah Bom dan Darah, Krisis Kesehatan Mental Menerjang Israel dan Gaza
“Pada akhirnya, kita memiliki proposal seperti ini, semua negara regional harus bersatu untuk menciptakan platform kerja sama dalam masalah keamanan,” kata Fidan.
Ia menekankan bahwa konflik kawasan hanya dapat diselesaikan apabila negara-negara terkait saling percaya.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, lanjut Fidan, membayangkan kerja sama regional yang luas berbasis kepercayaan dan aksi kolektif tanpa campur tangan asing.
Baca Juga:
Pesawat ATR 42-500 IAT Kecelakaan, Pabrikan Turun Langsung ke Lokasi
Di luar inisiatif trilateral tersebut, Arab Saudi juga dilaporkan tengah memfinalisasi koalisi militer kedua bersama Mesir dan Somalia.
Langkah ini menandai penyesuaian strategis kawasan sebagai respons atas agresi Israel sekaligus meningkatnya pengaruh Uni Emirat Arab di Afrika dan Laut Merah.
Bloomberg melaporkan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud dijadwalkan melakukan kunjungan ke Riyadh untuk merampungkan kesepakatan tersebut.